Tetap Sehat Tanpa Makan Nasi

Pada majalah INFO OBAT saya membaca artikel Dr. Tan Shot Yen mengenai hidup sehat tanpa nasi. Beliau adalah pemerhati gizi dan praktisi kedokteran. Artikel ini sangat menarik untuk dipelajari dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, cukup murah dan kita tidak perlu banyak mengkonsumsi suplemen, apalagi saat ini penyakit sangat banyak dan sangat banyak pula suplemen yang ditawarkan dipasaran sehingga membingungkan konsumen.

Menurut beliau kalau mau sehat dan awet muda, hindari makan nasi dan gula, ganti dengan makan sayuran dan buah. Pola makan 4 sehat 5 sempurna itu kurang benar. pada prinsipnya tubuh manusia itu membutuhkan karbohidrat, protein, dan lemak. Kebanyakan orang karbohidrat itu harus tepung, padahal karbohidrat adalah segala sesuatu yang tumbuh dan dapat dicerna menjadi gula.
Sedangkan sayur dan buah juga tumbuh dan dapat dicerna menjadi gula. Jadi konotasinya adalah karbohidrat, dan ekstra plus memiliki kandungan mineral, serat yang tinggi, vitamin, serta kaya anti oksidan dan dan bersifat alkalin bukan acidic. Kalau acidic maka organ dalam kita mudah sakit, karena organ dalam manusia itu cepat rusak dengan keadaan pH di bawah 5. Kita membutuhkan kondisi yang bersifat alkalin. Pada kebanyakan sayuran dan buahan sifatnya alkalin. Sedangkan pada semua tepung dan daging bersifat acidic.
Salah satu alasan kenapa orang menjadi vegetarian itu karena mereka mau melepaskan acidic, sifat asam dari daging. Tetapi mereka kejeblos dengan tepung. Jadi vegetarian pun bisa kena diabetes, tetapi vegan (orang yang mengkonsumsi sayur dan buah saja )tidak terkena.

Protein tujuannnya diubah menjadi asam amino yang digunakan untuk membangun kembali menjadi protein khas manusia. Asam amino sudah ada pada sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Jadi orang tidak harus makan protein hewani karena disayur dan buah sudah ada dalam bentuk asam amino.
Kembali tentang gula yang naik. Pada saat gula naik walaupun kelihatannnya normal, tapi normal itu karena insulinnya kerja keras. Setiap gula naik kita menjadi ngantuk, karena ketika itu gula terus ditekan oleh insulin.

Itu sebabnya orang yang mengkonsumsi karbohidrat tepung dan gula berlebih biasanya menjadi gemuk. gemuknya bukan karena lemak tapi karena karbohidratnya cepat menjadi gula terus ditekan oleh insulin menjadi lemak.

Untuk makan, kita bisa makan misalnya 1 ikat selada, ditambah dua cangkir brokoli, 2 buah tomat dan 2 buah mentimun. Buahnya separoh alpukat dan pir atau apel. Terus lauknya bisa pakai tempe, tahu, ayam, ikan, jamur, kacang-kacangan, putih telur. Atau sayuran masak dijadikan lauk seperti bening bayam, daun singkong, kangkung, capcay kuah. Kita ngak perlu ngemil, karena dengan makan sayur itu, sakit maag bisa sembuh. Berat badan jadi ideal.